Sudah 8 bulan lamanya Covid-19 melanda Indonesia, untuk mengurangi orang-orang tidak terjangkit penyakit tersebut telah diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Hal ini membuat masyarakat untuk tetap tinggal di rumah untuk jaga jarak, menjaga kebersihan dan menggunakan masker agar terhindari dari Corona. Tidak luput juga peserta didik, siswa dan mahasiswa untuk tinggal di rumah dan melakukan pembelajaran oleh pihak kampus maupun sekolah melalui online class (kelas daring)
Apa itu online class? ya, dia adalah kelas elektronik yang berarti kelas diadakan secara daring yang dapat dilakukan dari jarak jauh. Online Class ini mulai diberlakukan sejak Covid-19 hadir untuk tetap melanjutkan sesi belajar dari pihak kampus dan sekolah untuk tetap memberikan ilmu kepada peserta didiknya. Namun, masalah bermunculan dari belajar melalui online class ini, terutama siswa yang kesulitan untuk mengikutinya setiap hari.
Penulis pun melakukan penelitian sederhana melalui Google Forms untuk mendapatkan respon peserta didik terhadap online class selama beberapa bulan terakhir ini. Berikut kesimpulan yang ditarik melalui poin-poin untuk mempermudah memahami bagi pembaca serta penulis sendiri:
Penulis pun melakukan penelitian sederhana melalui Google Forms untuk mendapatkan respon peserta didik terhadap online class selama beberapa bulan terakhir ini. Berikut kesimpulan yang ditarik melalui poin-poin untuk mempermudah memahami bagi pembaca serta penulis sendiri:
- Suasana Rumah Yang Tidak Membantu
Online Class memberikan kemudahan untuk belajar dimana saja namun hal ini juga menjadi hal buntu dikarenakan tidak semua peserta didik memberikan fokus besar saat menatap layar untuk belajar. Masih banyak peserta didik berpikir bahwa rumah adalah tempat untuk beristirahat dan bermain, pola pikir inipun harus berubah saat keseluruhan pembelajaran dilakukan di rumah.
Hal ini memberikan peserta didik untuk mengubah pola pikir ini dan memusatkan pikiran untuk belajar walaupun dalam keadaan rumah.Hal lain yang dialami di rumah saat peserta didik diminta orang tua untuk membantu pekerjaan rumah, kehadiran anak di rumah membuat orang tua meminta bantuan pada mereka. Ini membuat anak-anak berhenti di tengah pelajarannya untuk membantu, walaupun hal ini sangat mulia membantu orang tua tapi beberapa anak kesulitan memfokuskan kembali untuk belajar karena akan harus menunggu saatnya dipanggil kembali untuk membantu.

- Kelelahan
- Kendala Teknis
KESIMPULAN:
Pendidikan untuk para peseta didik memanglah penting dipelajari, dan dimiliki oleh semuanya tapi masih banyaknya kendala yang terjadi pada peserta didik dalam melakukan online class untuk meneruskan pendidikan mereka. Kendala-kendala inipun harus segera diatasi untuk melancarkan pembelajaran secara online class selama masa pandemi covid-19 ini. Penulis berharap dari setiap siswa dan mahasiwa dapat bersabar untuk melewati masa ini, berjuang keras bagaimana caranya untuk terus belajar dan berfokus untuk mengatasi kelelahan mereka juga agar dapat melancarkan kegiatan belajar mereka.



Comments
Post a Comment